PPT Matematika SMA Kelas X Semester 2
BAB 1: Vektor
1A. Konsep Vektor
1B. Operasi Vektor
1C. Panjang Vektor
1D. Perkalian Skalar Dua Vektor
BAB 1: Fungsi Lanjutan dan Grafiknya
1A. Fungsi Linear
1B. Fungsi Kuadrat
1C. Fungsi Rasional
link download file π₯
2A. Komposisi Fungsi
2B. Invers Fungsi
link download file π₯
3B. Perbandingan Trigonometri Sudut Berelasi
Salam Merdeka Belajar. Sukses selalu..
Temu Pendidik Nusantara (TPN) 2021
Temu Pendidik Nusantara (TPN) adalah wadah bagi para pendidik untuk saling belajar dan berbagi praktik baik dalam bentuk konferensi tahunan. Pertemuan tahunan yang mempertemukan pemangku kepentingan ekosistem pendidikan di Indonesia untuk mengekspresikan kemerdekaan belajar, mengembangkan kompetensi, menginisiasi kolaborasi dan membangun karier. Tahun 2021 adalah tahun kelima semenjak peluncuran gerakan Merdeka Belajar yang dicanangkan pada Temu Pendidik Nusantara ke-III pada tahun 2016. Tahun ini, TPN dilaksanakan tanggal 20-21 November 2021 secara daring.
TPN 2021 kali ini mengusung tema “Merayakan Asesmen, Mendesain Ekosistem Merdeka Belajar”. Tema ini dipilih atas dasar keyakinan bahwa asesmen memampukan pendidik untuk membangun ekosistem yang merdeka belajar di ruang kelas. Merayakan Asesmen. Sebuah pesan untuk mengubah persepsi bahwa asesmen bukanlah sesuatu yang menakutkan tetapi sesuatu yang layak dirayakan. Asesmen yang baik tidak menghakimi murid melainkan memberdayakan mereka menjadi pribadi yang merdeka belajar. Guru dan sekolah merdeka belajar menjadi penggerak untuk membangun ekosistem merdeka belajar dengan pelibatan orang tua, komunitas, dan dinas pendidikan daerah.
Sebagai pendidik, kita harus hadir di TPN tahun ini karena banyak sekali manfaat yang didapatkan. Menghadiri TPN VIII menghubungkan kita dengan praktik baik pembelajaran dari 1000 guru, kepala sekolah, dan penggerak pendidikan dari berbagai penjuru Indonesia. Keberagaman ide hasil dari buah pikiran dan tindakan para pembicara sangat sayang sekali untuk dilewatkan. Ada banyak pilihan kelas yang dapat kita ikuti, diantaranya: kelas kemerdekaan, kelas kompetensi, kelas kolaborasi, kelas karier, kelas global, dan pameran karya. Berbeda dengan tahun sebelumnya, TPN kali ini menghadirkan pembicara dari 13 negara. Sangat seru dan menyenangkan tentunya.
Bersyukur sekali rasanya, pada TPN VIII ini bisa kembali belajar dan menjadi salah satu pembicara bersama guru-guru hebat lainnya. Kami mendapatkan jadwal berbagi praktik baik pembelajaran di kelas kemerdekaan, pada hari Sabtu, 21 November 2022 pukul 09.00-10.00 WIB. Di sesi webinar ini, kami bisa saling berkolaborasi, saling belajar, dan saling berbagi. Kebetulan materi yang kami sampaikan tentang :
3. “Pembelajaran Matematika SMART di Masa Pandemi” oleh: Novatama Adi Nugraha (SMAN 1 Bojonegoro)
4. “Memahami Murid Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi” oleh: Bu Nurafiah (SMAN 6 Bulukumba)
5. “Media untuk Pembelajaran” oleh: Bu Felipina (SMAN 2 Kupang Timur)
6. “Instory” oleh: Pak Rozza Hastama Wijaya (SMK Bakti 17 Jakarta)
Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar. Banyak sekali ilmu dan pengalaman baru yang didapatkan. Wah seru pokoknya… TPN memang keren… Sampai berjumpa lagi di TPN tahun 2022.
Referensi :
https://tpn.gurubelajar.org/
Dokumentasi Kegiatan :
Terima Kasih Guruku

Ku tuliskan sepucuk untaian kalimat untuk Bapak dan Ibu Guru dimana pun mereka berada saat ini. Rangkaian doa selalu menggema di hati untuk setiap peluh yang mereka berikan padaku. Sebanyak apapun kalimat yang terangkai hari ini, tentu tidak akan mampu membalas banyaknya dedikasi yang telah mereka berikan. Guru, bukan sekedar penyebutan profesi dengan dua konsonan dan dua huruf vokal. Bagiku guru merupakan sosok yang sangat berharga dalam hidup, baik itu guru dalam pendidikan formal maupun non formal.
Sedikit menelisik ke belakang dalam kehidupan, bahwa sehari-sehari aku telah banyak dididik oleh para guru. Mulai dari saat mengeyam pendikan usia dini sampai ke perguruan tinggi. Bahkan pasca dari perguruan tinggi pun masih mendapat berbagai ilmu pengetahuan dari guru. Hal penting yang harus kita ketahui dan ingat bahwa guru bukan hanya mereka yang memiliki gelar sarjana pendidikan. Terlalu sempit jika masih berkutat dengan pikiran bahwa guru adalah orang yang mempunyai gelar tersebut.
Mari kita ingat filosofi Ki Hajar Dewantara, seorang pendidik dan pendiri Taman Siswa yang berbunyi “Setiap Orang Menjadi Guru, Setiap Rumah Menjadi Sekolah”. Kutipan filosofi tersebut mengisyaratkan bahwa setiap orang bisa dan berhak menjadi guru bagi siapapun dan setiap rumah dapat menjadi sekolah untuk mendapatkan pendidikan. Bagiku sekolah pertama adalah di rumah terkhusus ibu sebagai gurunya, karena sejatinya ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Tentunya rasa terima kasih mendalam ku sampaikan kepada guru yang terdekat yaitu kedua orang tua yang telah mendidik sejak dini dan telah berupaya memberikan pendidikan yang terbaik hingga ke perguruan tinggi.
Selain berterima kasih kepada orang tua sebagi guru, aku juga sangat bersyukur karena selama mengenyam pendidikan formal maupun non formal telah mendapatkan guru yang terbaik. Untuk pertama kalinya pendidikan usia dini ku dapatkan dimana pada saat itu sedang aktif menikmati masa kanak-kanak. Dengan kesabaran yang luar biasa para guru saat itu membimbing dan menuntunku untuk mulai belajar sambil bermain. Kesabaran, ketekunan dari bapak ibu guru ku dapatkan dari masa ke masa hingga berhasil menjadi mahasiswa di perguruan tinggi. Mahasiswa yang sering di bilang “maha” nya siswa atau dengan kata lain di artikan sebagai puncak tertinggi status siswa atau tingkatan siswa yang paling tinggi juga harus terus belajar kepada guru.
![]() |
| Bersama Bapak Dr. Ismail, M.Pd. (Dosen Pembimbing Skripsi) |
Semakin tinggi mengenyam pendidikan dan mendapat berbagai ilmu pengetahuan dari para guru telah mengubah pola pikirku. Aku berpikir bahwa ilmu pengetahuan sangat luas dan tidak akan ada habisnya untuk di pelajari. Mungkin bisa saja aku belajar dari sosial media tentang berbagai macam disiplin ilmu tanpa di dampingi guru, namun kuncinya bukan hanya disitu karena bagiku guru juga berperan mengajarkan akhlak yang baik kepada siswa. Aku pun sangat merasakan bagaimana guruku mengajarkan tentang tata krama, disiplin, kejujuran dan nilai-nilai kehidupan yang tentunya belum tentu kita dapat dari sosial media. Pada suatu waktu pernah ku dengan cerita dari guruku bahwa menjadi guru adalah panggilan jiwa. Bagaimana tidak, guru memiliki tangung jawab moril atas profesinya. Ia bukan hanya mengajarkan disiplin ilmu pengetahuan namun ia juga harus memperhatikan sisi akhlak dari anak didiknya.
Guruku, banyak sudah yang kau korbankan untuk tugas mulia ini. Mencerdaskan anak bangsa, menanamkan budi pekerti luhur, memupuk sikap displin serta mengajarkan nilai kehidupan dan disiplin ilmu yang tiada engkau mengenal lelah. Setiap peluh mu dalam bertugas adalah ruh dalam diriku, setiap tawamu di sela tugas adalan nyawa dalam jiwaku, dan setiap nasihatmu adalah semangat dalam kaki ini melangkah. Maaf jika dengan kenakalanku terkadang membuatmu marah, dengan sikapku yang tidak disiplin membuatmu lelah. Namun sungguh Tuhan selalu membersamai mu, guruku. Tuhan anugerahkan rasa sabar luar biasa, rasa tiada mengenal lelah, tiada bosan untuk kembali menatapku, kembali mengajar dan memberikan ilmu yang bermanfaat untuk diriku, dan yang termanis adalah selalu kau sampaikan cintamu lewat senyuman ramah.
Kepada guruku, engkau disebut pahlawan tanpa tanda jasa. Ya benar, kaulah pahlawan tanpa tanda jasa, karena jasa-jasamu kau titipkan di setiap pundak siswamu, kau titipkan di pundakku. Setiap yang gugur di medan perang untuk membela bangsa mendapat sebutan pahlawan, namun kau tidak harus gugur untuk mendapat sebutan pahlawan karena bagiku kau lah pahlawan yang memerangi kebodohan, kau pahlawan untuk membuka cakrawala dunia menumpas kerdilnya pemikiran, kau pahlawan untuk meluluhkan kerasnya akhlak yang tidak lurus, dan kau tak akan pernah gugur karena ilmu yang kau ajarkan akan terus mengalir dan menghidupi kehidupan. Daya pikir yang terbatas kau kikis lewat kertas berisi pesan mutiara tak terbatas. Setiap kata darimu adalah doa, setiap cerita darimu sarat makna. Mengenalmu sebagai pendidik adalah karunia yang luar biasa, dan mengenangmu dalam hidupku adalah kebaikan tak terhingga.
Guruku, izinkan aku terus meggemakan namamu dalam sanubariku, menyampaikan rasa terima kasihku melalui doa agar Tuhan senantiasa menjagamu. Tak akan pernah cukup aku mengulas tentang pengabdianmu, bahkan bait kata ku pun seolah tak sanggup menceritakan pengorbananmu. Entah harus memulai dari mana untuk menyampaikan rasa terima kasihku padamu, dan harus di mana aku mengkahirinya. Rasanya tiada akhir untuk setiap pengorbananmu karena ilmu yang kau ajarkan telah membawa diriku pada kehidupan yang penuh berkah saat itu.
Teruntuk setiap guruku yang penuh kehangatan dalam mendedikasikan dirinya, terima kasih telah menjadi perantara Tuhan mencerdaskanku. Engkaulah tangan Tuhan di dunia untuk memberikan sejuta manfaat bagi insan yang buta keilmuan. Kau ajarkan aku huruf menjadi kata, hingga mampu menjadi kalimat kemudian menjadi indahnya cerita kehidupan. Jika suatu saat nanti aku datang dengan kehausan ilmu pengetahuan maka jangan lah bosan untuk memberiku ilmu sebagai pelepas dahaga ku. Jika suatu saat nanti kau mendapati diriku menjadi apatis maka ku harap kau berikan teguran manis sebagai pengingat diriku.
Guru, terima kasih atas warisan yang tak ternilai harganya yaitu ilmu pengetahuan. Saat ini, esok dan nanti engkau tetaplah guruku, pelita hidupku dan aku akan terus mengingat dan mengenangmu dalam kebaikan. “Berjuanglah dan jangan setengah-setengah” kalimat itu akan selalu melekat dalam benakku bersama kedalaman ilmu. #NN
![]() |
| Bersama Bapak Drs Zainal Abidin, M.Pd., Ph.D (Dosen PPG Unisma) |
PPT Matematika SMA Kelas X Semester 1

Matematika bukanlah pelajaran yang sulit, melainkan pelajaran yang penuh tantangan. Ketika siswa sudah menemukan keasyikan belajar matematika, maka matematika menjadi pelajaran yang mudah. Mengingat betapa pentingnya matematika dalam kehidupan, maka kita harus menguasai pelajaran tersebut. Berikut merupakan file PPT Matematika Umum dan Peminatan SMA Kelas X Semester 1. Semoga membantu belajar.
BAB 1: Fungsi Eksponensial
1A. Konsep Eksponensial
1B. Grafik Fungsi Eksponensial
1C. Persamaan Eksponensial
1D. Pertidaksamaan Eksponensial
link download file π₯
2A. Konsep Logaritma
2B. Grafik Fungsi Logaritma
2C. Persamaan Logaritma
2D. Pertidaksamaan Logaritma

BAB 1: Nilai Mutlak
1A. Konsep Nilai Mutlak
1B. Persamaan Nilai Mutlak
1C. Pertidaksamaan Nilai Mutlak
link download file π₯
2A. Pertidaksamaan Kuadrat
2B. Pertidaksamaan Rasional
2C. Pertidaksamaan Irasional
link download file π₯
BAB 4: Sistem Pertidaksamaan Dua Variabel (SPtDV)
4B. Sistem Pertidaksamaan Kudrat-Kudrat
link download file π₯
Salam Merdeka Belajar. Sukses selalu..
Antologi Buku "Writing is My Passion"

Alhamdulillah, akhirnya buku antologi kedua sudah terbit. Senang bisa menjadi bagian dari tim guru penulis di dalamnya. Sesungguhnya banyak diantara kita yang bermimpi ingin menjadi guru penulis. Namun seiring berjalannya waktu, terkadang kita sering banyak alasan sehingga tidak dapat mewujudkan impian tersebut. Sebaliknya mereka yang berkomitmen, bersungguh-sungguh dan memiliki potensi diri untuk menulis, merekalah yang dapat mewujudkannya. Menulis merupakan keterampilan yang harus dilatih dan butuh proses. Seorang penulis profesional adalah seorang penulis amatir yang tidak pernah berhenti menulis. Mari kita belajar menulis, karena tulisan yang menurut kita biasa, bisa dianggap luar biasa oleh orang lain.

Buku ini digagas secara spontan usai mengikuti kelas belajar menulis Om Jay dan PGRI, yang dilaksanakan pada tanggal 12 Juli 2021 di gelombang 19 dan 20. Dra Sri Sugiastuti, M.Pd atau akrab disapa Bu Kanjeng mengangkat tema "Menjadikan Menulis sebagai Passion". Tema inilah yang mengilhami terbitnya buku Antologi yang sedang anda baca.
Pengalaman akan hilang jika tidak dituliskan. Alasan itu sebagai pemicu Bu Kanjeng mengajak para penulis hebat untuk berkontribusi menorehkan hasil tulisan terbaiknya dan dikemas menjadi buku antologi yang menarik untuk dibaca dengan keyakinan bahwa semua manusia diberi potensi untuk membuktikannya. "Ikatlah ilmu dengan menuliskannya, biarkan tulisanmu menemui takdirnya."- Bu Kanjeng.
Nah, 30 penulis di dalam buku ini mengabadikan karya tulisannya. Buku ini bagian dari praktik literasi setelah mereka berhasil menjadi pemenang. Penulis mampu mengalahkan rasa takut dan malas yang ada di dalam dirinya. Tentunya buku ini akan menjadi pelecut para penulis pemula, sekaligus para pegiat literasi Nusantara. Buku ini juga sangat cocok untuk mengisi perpustakaan sebagai referensi dan sangat bagus untuk hadiah para pemimpi yang ingin menjadi penulis.
Salam Literasi!
Modul Pembelajaran Matematika Umum/Wajib SMA Kelas X, XI, dan XII
Halo Sahabat Pembelajar.. Pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap semua aspek, salah satunya pendidikan. Pembelajaran di masa pandemi dilakukan secara daring/ jarak jauh dan tentunya memiliki banyak tantangan. Berikut merupakan file Modul Pembelajaran Matematika Umum SMA Kelas X, XI, dan XII yang dikeluarkan secara resmi oleh Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS, dan DIKMEN pada tahun 2020 untuk mendukung proses pembelajaran jarak jauh. Mudah-mudahan modul ini mengurangi beban guru atau beban siswa dalam menentukan bahan belajar secara mandiri atau secara berkelompok.
Modul merupakan bahan ajar yang disusun secara sistematis dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa, sesuai usia dan tingkat pengetahuan agar mereka dapat belajar secara mandiri dengan bimbingan minimal dari pendidik. Penggunaan modul dalam pembelajaran bertujuan agar siswa dapat belajar mandiri tanpa atau dengan minimal dari guru. Di dalam pembelajaran, guru hanya sebagai fasilitator.

